Demam batu akik telah merasuki seluruh kalangan anak remaja, anak kecil bahkan sampai orang dewasa sekalipun. Batu akik telah berhasil membuat para kolektor terpukau akan keindahan yang terkandung di dalam batu akik tersebut. Sehingga banyak kolektor rela membeli batu tersebut dengan harga yang sangat mahal. Dan bahkan sekarang saya melihat di setiap pinggir jalan atau trotoar kota daerah saya banyak sekali kios-kios kecil yang menjual batu akik tersebut. Bahkan tidak sedikit orang yang mengisi kesibukan di bulan suci ramadhan dengan mengasah batu akik. Tidak hanya itu, bahkan di kalangan anak remaja sampai anak kecil memakai serta berusaha berjualan batu akik.
Tidak sengaja kemarin saya melihat salah satu murid saya menawarkan batu akik kepada teman sebayanya. Tidak sedikit barang yang dia bawa saat menawarkan batu akik kepada temannya. Dan saya coba bertanya pada murid saya tersebut, "kamu dapat dari mana batu akik?" dijawablah dengan lantang saya beli pak dari kalimantan tapi masih dalam bentuk bongkahan batu, serta ini saya asah sendiri sehingga menjadi batu akik. Daripada puasa gak ada kerjaan pak".
Terlintas di kepala saya sebagai guru, ternyata batu akik sudah membuat para siswa saya demam untuk mengkoleksi batu akik serta menjualnya untuk tambahan uang jajan mereka. Banyak juga jenis serta nama-nama batu akik tersebut misal ada batu akik sulaiman madu junjung drajat, bacan doko, kalimaya, dan ada juga batu tersebut yang berasal dari luar negeri.
Labels:
batu akik
Thanks for reading Demam Batu Akik di Bulan Ramadhan. Please share...!

0 Komentar untuk "Demam Batu Akik di Bulan Ramadhan"